10 Tips Guru Profesional
Tips Guru Profesional

By Masri 26 Agu 2018, 23:26:13 WIB Pendidikan
10 Tips Guru Profesional

Sebuah kualifikasi mengajar profesional tidak membuat Anda seorang profesional, dalam arti sebenarnya dari kata tersebut. Milik profesi tertentu tidak secara otomatis menjamin bahwa layanan yang Anda berikan adalah salah satu profesional. Oleh karena itu, mengajar sebagai profesional adalah hal yang sulit untuk dilakukan karena meliputi banyak peran yang harus dilakukan dengan baik. Baca artikel ini untuk mengetahui bagaimana Anda dapat menonjol sebagai seorang profesional sejati di bidang Anda: kelas dan komunitas sekolah yang lebih besar.
Langkah-langkah
  1. Menginspirasi kepercayaan dari klien Anda – para siswa dan orang tua. Menciptakan kesan pertama yang baik dari hari pertama tahun ajaran.
  2. Berpakaian seperti seorang profesional. Hal ini penting bagi guru untuk berpakaian pakaian bersih tanpa noda atau bau apakah mereka mengajar di gym, toko, atau kelas matematika. Ini juga berarti tidak ada denim atau t-shirt. pakaian terbuka adalah nomor satu “tidak-tidak” untuk guru perempuan. guru laki-laki harus ingat bahwa dasi dan jaket dipakai untuk bekerja, dengan mudah dapat dihapus, harus perlu timbul. Guru harus tiba di tempat kerja, cari bagian, tidak berpakaian tampak seperti siswa mereka.
  3. Selalu tepat waktu untuk bekerja. Seorang guru profesional memahami kebutuhan untuk memulai hari dengan baik, setiap hari. Benar-benar guru profesional akan memastikan bahwa mereka tiba setidaknya sepuluh menit sebelum bel berbunyi pertama, sehingga untuk mempersiapkan diri secara mental untuk hari ke depan.
  4. Periksa buku harian Anda malam sebelumnya dan merencanakan hari depan. guru profesional berencana secara menyeluruh juga untuk setiap pelajaran dan kelas. Mereka menempel program kerja dan penilaian jadwal mereka, untuk memastikan bahwa tidak hanya isi silabus ditutupi, tetapi juga keterampilan yang diperlukan untuk sukses jangka panjang siswa mereka ‘di subjek tertentu atau daerah belajar.
  5. Ikuti prosedur dan protokol yang diharapkan di sekolah Anda. Profesional merangkul identitas dan nilai-nilai perusahaan dan model ini untuk klien – dalam hal ini, anak-anak mereka mengajar.
  6. Mengambil alih kelas Anda. Mengelola perilaku siswa Anda ‘. Seorang guru profesional tidak akan terus berjalan untuk manajemen sekolah untuk bantuan dengan disiplin kelas, misalnya.
  7. Bangga dalam proses dan produk. Pastikan catatan Anda dan handout secara profesional disajikan. guru profesional seharusnya tidak pernah diminta untuk kembali melakukan sebuah pekerjaan karena presentasi jelek.
  8. Jangan pernah melewatkan tenggat waktu. Profesional menjaga pekerjaan mereka up to date dan rencana ke depan. Amatir meninggalkan pekerjaan sampai menit terakhir.
  9. Tetap up to date dengan yang menandai Anda dan grading tugas siswa. Aturan tiga hari praktis harus diterapkan. Jika Anda mengambil terlalu lama untuk menyerahkan kembali tes kelas dan sebagainya, siswa akan kehilangan minat dalam tugas dan hasil mereka pada saat Anda kembali pekerjaan mereka.
  10. Perlakukan kolega Anda dan supervisor dengan hormat. model hormat menjadi otoritas siswa Anda dan mendapatkan rasa hormat mereka akan lebih mudah bagi Anda.

Berbagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru telah ditempuh oleh pemerintah, instansi pendidikan dan para guru tentunya. Adapun upaya untuk meningkatkannya adalah sebagai berikut;

1.   Menempuh pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi sesuai kualifikasi akademik

Hal ini berdasarkan Undang-Undang Guru Dosen bahwa guru untuk mendapatkan kompetensi profesional harus melalui pendidikan profesi dan guru juga dituntut untuk memiliki kualifikasi akademik minimal S-1 atau D4. Apalagi pada saat sekarang ini, perkembangan dunia pendidikan dan sistem pendidikan semakin meningkat. Dengan melanjutkan tingkat pendidikan diharapkan guru dapat menambah pengetahuannya dan memperoleh informasi-informasi baru dalam pendidikan sehingga guru tersebut mengetahui perkembangan ilmu pendidikan.

2.   Melalui Program Sertifikasi Guru

Salah satu upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru adalah melalui sertifikasi dimana dalam sertifikasi tercermin adanya suatu uji kelayakan dan kepatutan yang harus dijalani seseorang, terhadap kriteria-kriteria yang secara ideal telah ditetapkan. Dengan adanya sertifikasi akan memacu semangat guru untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ilmu, dan profesionalisme dalam dunia pendidikan.

3.   Memberikan Diklat dan pelatihan bagi guru

Diklat dan pelatihan merupakan salah satu teknik pembinaan untuk menambah wawasan / pengetahuan guru. Kegiatan diklat dan pelatihan perlu dilaksanakan oleh guru dengan diikuti usaha tindak lanjut untuk menerapkan hasil – hasil diklat dan pelatihan.

4.   Gerakan Guru Membaca ( G2M )

Guru hendaknya mempunyai kesadaran akan pentingnya membaca untuk mengembangkan wawasan dan pengetahuannya. Tidak lucu bukan kalau guru menyuruh murid-muridnya rajin membaca sedangkan gurunya enggan untuk membaca. Kita sebagai guru harus lebih serba tahu dibandingkan peserta didik. Untuk itu perlu digalakkan Gerakan Guru Membaca. Dalam hal ini guru bisa memanfatkan buku-buku atau media masa yang tersedia diperpustakaan, sekolah ataupun toko buku, atau bisa juga dengan mengakses internet tentang hal-hal yang berhubungan dengan spesialisasinya ataupun pengetahuan umum yang dapat menambah wawasannya.

5.   Melalui organisasi KKG (Kelompok Kerja Guru)

Salah satu wadah atau tempat yang dapat digunakan untuk membina dan meningkatkan profesional guru sekolah dasar di antaranya melalui KKG. KKG adalah wadah kerja sama guru – guru dan sebagai tempat mendiskusikan masalah yang berkaitan dengan kemampuan profesional, yaitu dalam hal merencanakan, melaksanakan dan menilai kemajuan murid.

6.   Senantiasa produktif dalam menghasilkan karya-karya di bidang pendidikan.

Guru hendaknya memiliki kesadaran untuk lebih banyak menulis, terutama mengenai masalah-masalah pendidikan dan pengajaran. Hal ini termasuk salah satu metode untuk dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menuangkan konsep-konsep dan gagasan dalam bentuk tulisan. Setiap guru harus sadar dan mau melatih diri jika ia benar-benar ingin menumbuhkan kreativitas dirinya melalui karya tulis (Misaknya; PTK, bahan ajar, artikel, dsb).

Dengan semakin banyaknya guru yang profesional diharapkan pendidikan di Indonesia mengalami peningkatan dan kemajuan. Mau diapakan siswa dan seperti apa siswa kelak, itu semua ada di tangan para guru. Hendaknya kita sadar akan pentingnya profesi guru. Guru tidak hanya sekedar memberi ilmu saja, akan tetapi mampu mendidik akhlak siswa, mampu membimbing siswa untuk menemukan bakat dan kemampuannya, mengajari siswa untuk bersosialisasi dan bisa mengarahkan siswa untuk mencapai cita-citanya. Seperti yang diungkapkan Ki Hajar Dewantara bahwa seorang guru hendaknya “ ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani,“ dimana guru harus dapat menempatkan diri sebagai teladan, penasihat, pembimbing dan motivator bagi anak didiknya. Tugas guru bukanlah tugas yang ringan karena di tangan kitalah nasib generasi penerus bangsa dipertaruhkan.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Online Support (Chat)

Masri


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapa Pilihan Calon Presiden RI
  Prabowo
  Jokowi

Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video