4 TIPS GURU BERKARAKTER DAN BERWIBAWA
Karaker yang harus dimiliki guru

By Masri 22 Jan 2019, 21:19:11 WIB Ruang Guru
4 TIPS GURU BERKARAKTER DAN BERWIBAWA

Keterangan Gambar : Karaker yang harus dimiliki guru


1. Pejuang

Tugas utama guru adalah berjuang membebaskan anak-anak bangsa dari kebodohan. Jika zaman dulu para pejuang kemerdekaan berjuang dengan cara mengangkat senjata. Bersedia mengorbankan jiwa dan raga, kini tugas guru mengerahkan segara rupa cara dan strategi untuk mencerdaskan anak-anak bangsa.

Bagi guru-guru yang berada di daerah perkotaan mungkin tantangannya tidak terlalu berat, tapi bagi guru-guru di daerah 3 T (terdalam, terluar, terpencil) tantangannya sangat luar biasa. Harus menempuh jarak puluhan kilo meter ke sekolah kondisi jalan yang rusak, melewati sungai, hutan, bahkan laut. Mereka mengajar dengan penuh keterbatasan, bahkan masih ada sekolah yang mirip kandang ayam. Di satu sisi tuntutan terhadap guru sama, sedangkan kesenjangan masih banyak terjadi. Di sinilah mental pejuang guru dibutuhkan.

Mental pejuang guru juga dibutuhkan dalam membina akhlak peserta didik yang tantangannya semakin kompleks. Saat ini ada kecenderungan peserta didik semakin berani kepada guru, bahkan melawan ketika dinasihati atau diperingatkan oleh guru. belum lagi perilaku orang tua alayyang suka main hakim sendiri atau mengkriminalisasi guru yang disangka melakukan tindakan kekerasan terhadap anaknya.

Guru harus benar-benar berjuang mengendalikan diri dan menahan emosi ketika menghadapi kondisi demikian, melakukan langkah persuasif, proaktif, dan antisipatif sambil terus berdoa kepada Tuhan agar dirinya diberikan kekuatan lahir dan batin dalam menjalankan tugas.

 

2. Pemenang

Menurut saya, guru pemenang yang sejati bukanlah sekedar guru yang juara lomba atau juara kontes-kontesan, tetapi ketika dia berhasil mendidik setiap anak-anak didiknya dan lulus dengan hasil yang baik. Apalagi kalau para lulusannya dapat sukses dalam pekerjaan dan karir masing-masing. Tentunya guru akan sangat bahagia. Benar-benar merasa menjadi pemenang. Perjuangannya selama sekian tahun mendidik siswa tidak sia-sia.

Hakikat menang bagi guru juga adalah ketika dia mampu mengalahkan rasa malas  untuk meningkatkan profesionalismenya, mengalahkan ego ketika dia berada di hadapan siswanya, mau belajar menjadi pendengar, mau menerima saran dan kritik baik dari siswa maupun dari rekan sejawat.

3. Pemimpin

Di kelas adalah sosok yang memimpin dan memfasilitasi peserta didik untuk mencapai tujuannya. Sebagai seorang pemimpin, disamping harus memiliki karakter kepemimpinan, dia pun harus memiliki wibawa, dan utamanya keteladanan, karena wibawa dan keteladanan menjadi modal utama untuk dapat diturut oleh para siswanya.

Berdasarkan hal tersebut, guru harus mampu menjaga perkataan, sikap, dan perilakunya. Walau demikian, bukan berarti guru harus menjaga jarak, jaim,dan bersikap kaku terhadap para siswanya. 

Hal tersebut justru akan menyebabkan para siswa jauh dengan guru dan cenderung tidak akan menyukainya. Di sekolah, guru adalah orang tua sekaligus juga dapat berperan sebagai teman yang bersedia mendengar dan memahami keinginan dan harapan-harapan siswa-siswanya dengan tetap menjaga etika pergaulan.

4. Pembelajar

Mutlak karakter ini harus dimiliki oleh guru agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan IPTEK, mampu menjawab tuntutan, tantangan, dan harapan-harapan terhadap munculnya sosok guru profesional. Guru harus mewujudkan dirinya menjadi menjadi pembelajar sepanjang hayat. Dengan kata lain, guru harus melek IT, jangan sampai kudetalias kurang update,karena zaman terus berkembang. Dalam hitungan menit inovasi-inovasi baru muncul dari berbagai belahan bumi, informasi terus menyebar melalui media sosial yang notabenetinggal diakses melalui gadgetyang dipegang oleh siswa sebagai generasi millennial.

Guru berkarakter pasti haus akan ilmu-ilmu baru, memiliki pandangan yang terbuka, memiliki keunikan, tidak henti-hentinya melakukan kreativitas dan inovasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran yang diharapkan berimbas kepada meningkatnya kualitas lulusan. So,siapa berani jadi guru berkarakter?




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment