Beberapa Perubahan Pengusulan Kenaikan Pangkat Guru PNS 2018-2019
Perubahan Pengusulan Kenaikan Pangkat Guru

By Masri 10 Mar 2018, 01:43:48 WIB Pendidikan
Beberapa Perubahan Pengusulan Kenaikan Pangkat Guru PNS 2018-2019

Peraturan tentang kenaikan pangkat dan jabatan guru akan menimbulkan masalah baru. Pangkat guru bisa tertahan pada golongan ruang tertentu akibat tidak terpenuhinya persyaratan untuk naik pangkat setingkat di atasnya. Ini akan berdampak pada menurunnya kinerja para guru.
 
Berbeda dengan beberapa tahun sebelum nya. Guru bisa naik pangkat minimal 2 tahun sekali setelah memenuhi angka kredit jabatan guru yang dipersyaratkan. Guru yang memiliki dedikasi dan kreativitas yang tinggi akan mampu mencapai jenjang kepangkatan maksimal. Bahkan bukan mustahil guru akan meraih jenjang kepangkatan IV/b atau IV/c menjelang masa  pensiun.
 
Permen PAN dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 yang mengatur Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya menjadi batu sandungan bagi guru. Selain dari unsur utama dari kegiatan mengajar, guru juga harus memenuhi unsur pengembangan profesi melalui publikasi kegiatan ilmiah atau karya inovatif.
 
Seperti diketahui, penerapan peraturan kenaikan pangkat guru tersebut di atas mulai berlaku periode Oktober 2013. Guru yang akan naik pangkat harus mengumpulkan angka kredit dari publikasi ilmiah atau karya inovatif sebagai berikut: Untuk naik pangkat dari III/b ke III/c 4 poin, III/c dke III/d 6 poin, III/d ke IV/a sebanyak 8 poin. Sementara itu, guru yang naik pangkat dari IV/a ke IV/b harus mengumpulkan angka kredit 10 poin.
 
Menulis karya ilmiah merupakan masalah yang  umum dihadapi guru. Di samping keterbatasan kemampuan juga disebabkan oleh keterbatasan waktu. Guru sertifikasi wajib mengajar selama 24 jam perminggu. Sementara membuat karya tulis hasil penelitian, semisal penelitian tindakan kelas (PTK) butuh waktu yang cukup.
 
Konsekuensi persyaratan kenaikan pangkat guru seperti di atas memungkinkan pangkat guru mentok pada golongan tertentu karena tidak sanggup memenuhi angka kredit poin publikasi karya ilmiah. Lebih jauh akan membuat kinerja guru akan menurun karena merasa tidak mungkin lagi untuk berkarir.
 
Dampak yang tidak diinginkan lagi adalah guru “nekad” menggunakan jasa penulis untuk menulis karya tulis ilmiah. Padahal karya tulis ilmiah itu adalah pertanggungjawaban tertulis dari kegiatan ilmiah yang dilakukan oleh guru berkaitan dengan tugas mengajar di ruang kelas.
 

Setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) berhak untuk mendapatkan kenaikan pangkat tapi kenaikan pangkat PNS ini tidak bisa didapatkan dengan mudah begitu saja. Ada beberapa prosedur dan persyaratan yang harus dilengkapi.

Menyikapi hal ini, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) telah merilis infografis tahun 2017 ini mengenai alur dan syarat kenaikan pangkat PNS.

Berikut ini Syarat-syarat kenaikan pangkat PNS tahun 2018 sebagai berikut :

  • Sudah 4 tahun dalam pangkat terakhir
  • Foto Copy SK terakhir dilegalisir
  • SKP, Capaian SKP (Penilaian Prestasi Kerja 2 tahun terakhir sekurang-kurangnya bernilai baik
  • Foto Copy SK terakhir dilegalisir
  • Foto Copy SK Jabatan fungsional  dilegalisir
  • SKP, Capaian SKP (Penilaian Prestasi Kerja 2 tahun terakhir sekurang-kurangnya bernilai baik
  • Penilaian Angka kredit (PAK)

Untuk Kenaikan Pangkat Pilihan Jabatan Struktural sebagai berikut :

  • Sudah 4 tahun dalam pangkat terakhir
  • Foto Copy SK terakhir dilegalisir
  • Foto Copy SK jabatan dilegalisir
  • Foto Copy SK pelantikan dilegalisir
  • SPMT (Surat perintah melaksanakan tugas)
  • SKP, Capaian SKP (Penilaian Prestasi Kerja 2 tahun terakhir sekurang-kurangnya bernilai baik

Untuk selengkapnya mengenai Syarat - Syarat Kenaikan Pangkat PNS dapat diunduh DISINI

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. UDIN SYAMSUDIN 20 Agu 2018, 20:48:24 WIB

    Saya secara pribadi tidak setuju dengan kenaikan pangkat otomatis, karena:
    1. Menghambat karir guru (setiap 4 tahun baru bisa naik pangkat),
    2. Keaktifan guru di lapangan berbeda-beda ada yang aktif ada yang pasif jadi kenaikan pangkat
    otomatis sangat tidak adil bagi guru yang aktif, dan sangat menguntungkan bagi guru yang biasa-
    biasa saja (Pasif) dan ada kemungkinan kenaikan pangkat otomatis dapat memicu guru yang aktif
    menjadi pasif.
    Jadi saya lebih setuju dengan kenaikan pangkat sekarang (berdasarkan Permen PANRB No. 16 Tahun 2009), hanya unsur pengembangan diri dan Publikasi Ilmiah harus lebih disederhanakan.
    publikasi ilmiah sangat penting dilaksanakan oleh guru karena publikasi ilmiah merupakan sarana berbagi pengalaman yang baik dalam pembelajaran.

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapa Pilihan Calon Presiden RI
  Prabowo
  Jokowi

Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video