CPNS di Kota Palu akan dihentikan sementara
CPNS di Kota Palu akan dihentikan sementara Karena Gempa dan Tsunami

By Masri 01 Okt 2018, 19:03:05 WIB CPNS
CPNS di Kota Palu akan dihentikan sementara

Keterangan Gambar : Gempa dan Tsunami Palu


Kementerian Dalam Negeri menyatakan proses rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kota Palu akan dihentikan sementara karena gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala yang terjadi pada Jumat (27/9). 

"Daerah dalam keadaan bencana mungkin disetop," kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam wawancara dengan CNN Indonesia TV, Minggu (30/9). 
 

Pemerintah terhitung sejak 26 September membuka lowongan formasi CPNS secara serentak di seluruh Indonesia. Kuota total formasi yang tersedia yang bakal diperebutkan calon abdi negara itu berjumlah 238.015. 
 

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menyatakan sebanyak 51.271 ada di instansi pusat yang terdiri atas 76 kementerian/lembaga. Sisanya, 186.744 slot CPNS ada di 525 instansi daerah.

Tak hanya rekrutmen CPNS, Menteri Tjahjo juga tak menutup kemungkinan menghentikan proses pemilihan legislatif dan presiden yang berjalan di Palu.

"Kita juga masuki persiapan pemilu. Kalau hari H pemilu ada bencana mungkin bisa ditunda di daerah itu, kita sudah antisipasi," kata dia.
 

Komisi Pemilihan Umum RI telah resmi menetapkan masa kampanye Pilpres dan Pileg 2019 pada 23 September lalu bertepatan dengan deklarasi kampanye damai yang digelar di kawasan Monas, Jakarta, dan sejumlah kota lain di Indonesia.

Selain itu KPU telah menetapkan sebanyak 807 calon anggota DPD peserta pemilu, dan menetapkan daftar calon tetap anggota DPR/DPRD Kabupaten/kota.


Masa kampanye Pilpres dan Pileg akan berlangsung hingga 13 April, diikuti masa tenang pada 14-16 April. Adapun kondisi di Palu dan Donggala saat ini masih dalam proses penanganan pascagempa.

Pemerintah memfokuskan proses evakuasi korban-korban gempa. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Minggu (30/9) mencatat ada 832 orang tewas di Palu dan Donggala akibat gempa dan tsunami.

Untuk korban luka berat BNPB mencatat ada 540 orang dirawat di rumah sakit dan 16.732 pengungsi tersebar di 24 titik.




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment