Lokasi Tes CPNS dan Formasi Khusus Atlet Berprestasi dan eks Honorer K2
Formasi dan Lokasi Tes CPNS Atlet Berprestasi dan eks Honorer K2

By Masri 14 Sep 2018, 06:58:27 WIB CPNS
Lokasi Tes CPNS dan Formasi Khusus Atlet Berprestasi dan eks Honorer K2

Lokasi Tes CPNS  2018

Pemerintah telah mengumumkan pembukaan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 untuk 238.015 formasi, yang terdiri atas 51.271 formasi di instansi Pemerintah Pusat  (76 K/L) dan 186.744 formasi untuk instansi Pemerintah Daerah (525 Pemda). Jumlah tersebut jauh lebih besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya sekitar puluhan ribu formasi saja.

Untuk memastikan pelaksanaan tes CPNS berjalan lancar, pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan melaksanakan tes CPNS di 176 titik lokasi di seluruh daerah di Indonesia. Kepala BKN Bima Haria Wibisana menjelaskan bahwa upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi melonjaknya pendaftar, mengingat jumlah formasi yang cukup banyak.

“Hingga saat ini sudah ada 176 titik lokasi yang disiapkan untuk seleksi CPNS tahun ini, dan jumlah ini kemungkinan bisa akan terus bertambah, seiring adanya keinginan daerah yang menyediakan lokasi untuk tes,” jelasnya, dalam acara Rapat Koordinasi Penyampaian Rincian Penetapan Kebutuhan Formasi PNS dan Persiapan Pengadaan CPNS Tahun 2018 di Komplek Bidakara, Jakarta, Kamis (06/09).

Dijelaskan bahwa sebelumnya BKN hanya menyiapkan 170 titik saja untuk seleksi CPNS 2018. Namun demikian terdapat tambahan dari Kementerian Kesehatan sebanyak 6 lokasi, sehingga jumlah titik lokasi tes menjadi 176 titik, yang terdiri dari Kantor BKN Pusat, 14 Kantor Regional BKN dan 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, fasilitas mandiri dan kerjasama dengan Pemerintah Daerah.

Menurutnya jumlah lokasi dapat terus bertambah dengan mempertimbangkan jumlah pendaftar, serta daerah yang mengajukan diri untuk menjadi lokasi tes CPNS 2018. Lebih lanjut disampaikan jika banyaknya lokasi tes CPNS 2018 merupakan suatu hal yang positif, karena dengan demikian para pendaftar terutama yang berada didaerah dapat dimudahkan dengan lokasi yang dianggap dengan tempat tinggalnya.

Untuk diketahui prioritas pengadaan CPNS 2018 meliputi tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta tenaga yang memiliki kualifikasi teknis di bidang infrastruktur sesuai dengan program Nawacita. Jabatan Inti yang diisi dari pelamar umum sebanyak 24.817 formasi, Guru Madrasah Kementerian Agama yang bertugas di Kabupaten/Kota sebanyak 12.000 formasi, serta dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama sebanyak 14.454 formasi.

Adapun peruntukan instansi Pemerintah Daerah terdiri dari Guru Kelas dan Mata Pelajaran sebanyak 88.000 formasi, Guru Agama sebanyak 8.000 formasi, Tenaga Kesehatan sebanyak 60.315 formasi (Dokter Umum, Dokter Spesialis, Dokter Gigi, dan Tenaga Medis/Paramedis), serta Tenaga Teknis yang diisi dari pelamar umum sebanyak 30.429 formasi.

Penetapan formasi khusus pengadaan CPNS Tahun 2018 terdiri dari Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cumlaude), Penyandang Disabilitas, Putra/Putri Papua dan Papua Barat, Diaspora, Olahragawan Berprestasi Internasional, serta Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori II jabatan guru dan tenaga kesehatan yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi CPNS

Baca Juga Pengumuman Formasi CPNS Provinsi Sumatera Barat (SUMBAR)

Formasi Khusus CPNS 2018, dari Atlet Berprestasi hingga eks Honorer K2

Berdasarkan Permen PANRB tersebut, instansi pemerintah pusat wajib mengalokasikan minimal 10 persen untuk sarjana lulusan terbaik (cumlaude), sedangkan instansi daerah minimal 5 persen  dari total alokasi yang ditetapkan. Pelamar merupakan lulusan perguruan tinggi maupun program studi terakreditasi A/unggul pada saat kelulusan.

Sedangkan untuk penyandang disabilitas, setiap instansi wajib mengalokasikan formasi jabatan, persyaratan, jumlah, dan unit penempatan yang dapat dilamar oleh penyandang disabilitas. Untuk instansi pusat minimal dua persen, dan untuk daerah minimal satu persen.

Untuk pelamar diaspora, yang baru pertama kali dilakukan, dialokasikan untuk formasi jabatan peneliti, dosen, dan perekayasa. Untuk formasi ini, pendidikan minimal S-2, kecuali untuk perekayasa, yang dapat dilamar dari lulusan S-1. “Diaspora merupakan formasi khusus yang dibuka pertama kali tahun 2018 ini,” ujar Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur (SDMA) Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja.

Formasi khusus yang sempat menyita perhatian masyarakat seusai Asian Games adalah atlet berprestasi internasional. Dalam hal ini, pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Menpora, dan merujuk pada ketentuan Permenpora No. 6/2018 tentang Persyaratan dan Mekanisme Seleksi, dan Pengangkatan Olahragawan Berprestasi Menjadi CPNS tahun 2018.

Formasi khusus keenam dalam penerimaan CPNS tahun 2018 adalah tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dari eks tenaga honorer kategori II (THK-II) yang memenuhi syarat. Berdasarkan Permen PANRB No. 36/2018, THK-II itu harus terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan memenuhi persyaratan seperti ketentuan UU ASN, PP 48/2005 dan terakhir diubah menjadi PP No. 56/2012, UU No. 14/2005 bagi tenaga pendidik, dan UU No. 36/2014 bagi tenaga kesehatan. Tercatat ada 13.347 orang di dalam database BKN.

Setiawan menambahkan, selain persyaratan tersebut, usia pelamar paling tinggi 35 tahun pada tanggal 1 Agustus 2018, dan masih aktif bekerja secara terus-menerus sampai saat ini. Bagi tenaga pendidik, minimal berijazah S-1, dan untuk tenaga kesehatan, minimal harus berijazah Diploma III,  yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi THK-II pada tanggal 3 November 2013. Selain memiliki KTP, pelamar juga harus memiliki bukti nomor ujian THK-II pada tanggal 3 November 2013 tersebut.

Khusus untuk eks THK-II, mekanisme/sistem pendaftaran dilakukan tersendiri di bawah koordinasi BKN. “Pendaftar dari eks THK-II yang telah diverifikasi dokumennya wajib mengikuti seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan tidak ada Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi eks THK-II. “Pengalaman kerja selama minimal 10 tahun dan terus menerus menjadi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dari eks honorer K-II ditetapkan sebagai pengganti SKB

Baca Juga CPNS CPNS 2018 Sumbar Sumatera Barat dan Petunjuk Pendaftaran

PASSING GRADE

Sementara itu untuk dapat mengikuti seleksi lanjutan, peserta SKD harus melampaui nilai ambang batas (passing  grade) seperti diatur dalam Peraturan Menteri PANRB No. 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018. “Passing grade bagi peserta SKD dari kelompok pelamar jalur umum sama seperti tahun lalu, yakni  143 untuk TKP, 80 untuk TIU dan 75 untuk TWK,” ujar Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja.

Sementara untuk pelamar dari formasi khusus, yang tahun lalu menggunakan sistem perangkingan, kali ini jumlah akumulasi dan nilai TIU ada batas minimalnya. Untuk pelamar dari formasi sarjana cumlaude dan diaspora, akumulasi nilai paling sedikit 298 dengan nilai TIU minimal 85.

Sedangkan bagi penyandang disabilitas, nilai kumulatifnya 260, dengan TIU minimal 70. Putra-putri Papua/Papua Barat, nilai akumulatif 260 dengan TIU minimal 60. Untuk eks tenaga honorer K-II, nilai akumulatif minimal 260 dan TIU minimal 60. “Untuk peserta seleksi dari olahragawan berprestasi internasional, nilai terendah merupakan nilai ambang batas hasil SKD,” imbuh Setiawan.

Ditambahkan, Permen PANRB No. 37/2018 ini juga mengatur adanya pengecualian untuk beberapa jabatan. Untuk dokter spesialis dan instruktur penerbang, nilai kumulatif minimal 298, dengan nilai TIU sesuai passing grade. Sedangkan untuk jabatan juru ukur, rescuer, ABK, pengamat gunung api, penjaga mercusuar, pawang hewan, dan penjaga tahanan, akumulasi nilainya paling sedikit 260 dengan nilai TIU minimal 70

Kuota CPNS Terbesar ada di Padang

Di Agam, pemerintah setempat menyebutkan mereka mendapat kuota sebanyak 253 formasi CPNS dari pemerintah pusat. Pengusulan formasi jabatan sebelumnya telah dilakukan bagi tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya pada Kementerian PAN-RB.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria didampingi Kepala BKPSDM Fauzir usai penyerahan SK kenaikan pangkat di GOR Rang Agam Padang Baru, Lubuk Basung, Rabu (13/09).

Menurut Wabup, pembuka lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk 238.015 orang yang akan ditempatkan di instansi pusat  dan daerah merupakan langkah yang sangat strategis oleh pemerintah pusat.

Dikatakannya, penerimaan akan membuka lapangan pekerjaan khususnya akan memberikan peluang bagi generasi muda. Apalagi  sebanyak 186.744  dialokasikan untuk formasi instansi daerah. Ini akan dimanfaatkan untuk mengisi kebutuhan daerah.

"Sekda bersama Kepala BKPSDM sudah mengikuti rakor dengan Kementerian PAN-RB terkait formasi jabatan ASN baru. Sebanyak 253 formasi, masih butuh konfirmasi lagi ke Menpan RB, karena masih substantif," katanya.

Kepala BKPSDM Agam Fauzir menambahkan, Agam mengajukan formasi untuk dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, nutrisionis. Kemudian bidang pembangunan dan infrastruktur untuk bagian PUTR, bidang pendidikan untuk guru SD.

Menurut Fauzir, satu pelamar hanya bisa mendaftar untuk satu jabatan di satu instansi. Pendaftaran secara resmi rencananya akan diumumkan langsung oleh pemerintah pusat pada 19 September 2018 di http://sscn.bkn.go.id.

Ia juga memastikan jika penerimaan sesuai aturan dan mengingatkan kepada pelamar untuk mempersipakan diri dan persyaratan secara baik. Kemudian berhati-hati dengan iming-iming calo untuk meluluskan, sehingga tidak menjadi korban penipuan.

Lainnya, Sekretaris Kota Padang, Asnel mengatakan, Kota Padang mendapatkan kuota yang lebih besar dari Agam, yakni mencapai 558 orang. Penerimaan guru SD merupakan formasi yang terbanyak yakni 152 orang.

“Guru agama 111 orang dan selebihnya formasi tenaga kesehatan seperti dokter umum, serta jabatan teknis masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendapat jatah 1 orang," ujar Asnel Kepada Haluan (12/9).

Asnel mengatakan, formasi 558 orang yang didapatkan Kota Padang sudah mendekati jumlah ASN yang pensiun di tahun 2018 yang mencapai 600 orang.

"Yang pensiun paling banyak itu guru kelas SD. Karena itu kita mendapatkan formasi guru SD yang paling banyak," katanya.

Meski begitu, Asnel mengaku, sangat bersyukur dengan jumlah formasi yang didapatkan Kota Padang. Karena Kota Padang merupakan penerima formasi terbanyak dari kabupaten/kota lainnya di Sumbar.

Untuk kesiapan Computer Asissted Test (CAT), Asnel mengatakan Kota Padang sudah melaksanakan CAT semenjak 2014. Dan Kota Padang sudah pernah mendapatkan award terkait pelaksanaan CAT.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Pariaman, Irmadawani mengatakan, Kota Pariaman mendapatkan formasi CPNS sebanyak 282 orang yang terdiri dari guru SD dan SMP Infrastruktur PU, Perumahan dan permukiman dan Parawisata. "Untuk syarat dan lainnya nanti akan kita umumkan resmi," katanya.

Di Kabupaten Solok, pemerintah setempat melaporkan ada 320 formasi CPNS yang didapat dari pemerintah pusat.  "Yang kami ajukan sebanyak 338 formasi, tapi hanya 320 formasi yg disetujui rencananya paling lambat tanggal 19 bulan ini sudah kami umumkan formasinya," ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Solok, Ferisnofel.

Sedangkan dari Pasaman Barat, didapat informasi bahwa kuota yang mereka dapatkan jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan Kabupaten Solok.  Kuota CPNS untuk kabupaten Pasaman Barat mendapat jatah sebanyak 250 formasi.

Jumlah sebanyak itu disebar ke sejumlah pos, yakni 157 untuk guru SMP dan SD, tenaga kesehatan sebanyak 43, dan tenaga teknis lainnya sebanyak 30 formasi.

Untuk Formasi CPNS 2018 silahkan download dibawah ini

1. Formasi provinsi 

2. Formasi CPNS Pemprov Riau Tahun 2018

Berlangganan Update Formasi CPNS Seluruh Propinsi




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Online Support (Chat)

Masri


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapa Pilihan Calon Presiden RI
  Prabowo
  Jokowi

Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video